Budaya

Macam-Macam Batik Nusantara dan Filosofi yang Terkandung di Dalamnya

Macam-Macam Batik Nusantara

Batik menjadi salah satu warisan budaya yang masih ada dan terus menjadi bagian di kehidupan sehari-hari oleh masyarakat tanah air. Macam-macam batik nusantara cukup beragam, tak hanya Jawa, Jakarta dan Bali pun memiliki batik yang tak kalah menariknya.

Di era modern seperti hari ini, batik tak hanya digunakan untuk acara adat atau pesta pernikahan saja. Banyak orang memakai batik untuk keperluan kerja hingga kuliah. Tak hanya itu saja, batik bahkan telah menjadi salah satu fashion favorit banyak milenial saat hangout. Motif dari batik yang sangat cantik dan khas juga membuat banyak wisatawan mancanegara tertarik untuk memakainya. Jangan heran, jika batik sering dijadikan souvenir untuk event-event internasional di tanah air.

Baca Juga: Jenis-Jenis Peninggalan Sejarah di Indonesia

Macam-Macam Batik Nusantara

Batik Parang Rusak

Batik parang rusak
https://kumparan.com/tugujogja/

Batik Parang Rusak termasuk salah satu jenis batik yang sangat populer di antara macam-macam batik nusantara lainnya. Motif batik yang satu ini memiliki makna yang cukup filosofis, yaitu pertarungan yang dilakukan oleh manusia melawan kejahatan.

Pertarungan yang dimaksud bukanlah jenis pertarungan fisik yang sebenarnya melainkan upaya untuk mengendalikan diri sendiri dari berbagai hal negatif. Pertarungan melawan keburukan dalam diri akan membentuk manusia yang lebih arif dan bijaksana.

Batik Mega Mendung

http://batikemejakekinian.blogspot.com/

Batik Mega Mendung merupakan jenis batik yang berasal dari wilayah Cirebon. Batik Mega Mendung menonjolkan unsur-unsur pola berbentuk awan. Pola-pola tersebut kemudian membentuk kata Mega dan juga Mendung. Mega memiliki arti awan sedangkan mendung bermakna sifat yang sabar. Menariknya lagi, tiap gradasi yang terdapat pada motif batik telah disesuaikan dengan tujuh jenis lapisan yang ada di langit.

Batik Kawung

https://www.semarangpos.com/

Selanjutnya, ada pula yang disebut dengan Batik Kawung. Batik Kawung merupakan batik yang berasal dari tanah Jawa dengan motif khasnya yaitu buah kawung. Makna yang terkandung dari motif buah kawung ini ialah sebuah usaha dalam mengendalikan diri agar terhindar dari sifat angkuh dan sombong.

Batik Tujuh Rupa Pekalongan

https://www.adhiantirina.com

Kota Pekalongan memang sejak dulu telah dikenal dengan julukan kota batik. Maka tak heran jika kota Pekalongan mampu menghasilkan jenis batik khas Pekalongan. Ciri khas utama dari Batik Tujuh Rupa Pekalongan ini dapat dilihat motifnya yang menyerupai tumbuh-tumbuhan dan juga hewan. Nilai filosofi yang terkandung di dalam motif batik ini menggambarkan ciri khas masyarakat pesisir pantai yang mudah untuk beradaptasi terhadap budaya luar.

Batik Sidoluhur

https://www.semarangpos.com/

Batik Sidoluhur umumnya sering dipakai untuk acara-acara pesta pernikahan terutama bagi pengantin perempuan. Sidoluhur sendiri terdiri atas dua kata yaitu sido dan juga luhur. Sido berarti menjadi sedangkan luhur berarti bermartabat atau terhormat.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa Sidoluhur memiliki makna sebuah doa dan harapan bagi siapapun yang memakainya agar mereka tetap selalu dalam keadaan sehat secara jasmani dan juga rohani serta mampu menjadi pribadi yang bermartabat.

Batik Bali

https://www.semarangpos.com/

Tak hanya Jawa, Bali pun memiliki batik khasnya. Motif-motif yang digunakan pada Batik Bali didominasi oleh berbagai jenis hewan seperti kura-kura, rusa serta burung bangau. Jika diperhatikan secara lebih detail lagi, warna-warna yang digunakan saat membuat batik ini juga didominasi oleh warna cerah seperti biru, ungu dan juga kuning.

Batik Lasem

https://news.detik.com/

Sesuai namanya, Batik Lasem memang berasal dari daerah Lasem yang berada di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu daerah yang menerima kedatangan warga Tionghoa saat pertama kali berkunjung ke tanah air. Oleh karena itu, Batik Lasem sangat identik dengan warna-warna cerah dan sangat mencolok seperti warna-warna khas kebudayaan Tionghoa.

Batik Betawi

http://www.setubabakanbetawi.com/

Ternyata Jakarta pun memiliki batik khasnya loh. Batik Khas Jakarta ini lebih dikenal dengan nama Batik Betawi. Motif dari Batik Betawi ini menggunakan warna-warna yang cerah dan mencolok. Sekilas, perpaduan berbagai warna dan motif pada batik ini hampir menyerupai ondel-ondel, nusa kelapa, pucuk rebung hungga gambang kromong.

Baca Juga: 8 Alat Musik Tradisional Sunda dengan Ciri Khas Masing-masing

Warga jakarta umumnya lebih sering menggunakan Batik Betawi untuk kegiatan-kegiatan kebudayaan di Jakarta, sebut saja seperti acara abang none hingga event-event kebudayaan lainnya.

Nah, demikianlah informasi tentang macam-macam batik nusantara yang berasal dari berbagai wilayah tanah air. Kira-kira jenis batik mana yang paling kamu favoritkan?

Related posts

Dibalik Kemewahan Gaya Hidup Orang Manado

Rostina

Jangan Salah Lagi, Ini Dia Perbedaan Wihara dan Kelenteng!

Rostina

12 Properti Tari Piring yang Wajib Digunakan dalam Setiap Pentas

Risma

Leave a Comment