Budaya

Unik dan Beragam, Ini Dia Nama Pakaian Adat Jawa Barat

Beragamnya suku yang dimiliki Indonesia, menghasilkan beraneka macam adat dan budaya, salah satunya adalah pakaian adat. Di Jawa Barat sendiri ada beragam pakaian adat yang digunakan. Mulai dari nama pakaian adat Jawa Barat, hingga motif dan modelnya pun terbilang bermacam-macam.

Berikut ini adalah beberapa nama pakaian adat Jawa Barat yang unik dan punya ciri khas masing-masing”

Kebaya Sunda

Baju kebaya memang merupakan salah satu baju tradisional yang dimiliki Indonesia. Nah, salah satunya adalah kebaya Sunda dari Jawa Barat ini. Kalau dilihat sekilas, mungkin tampilannya mirip dengan kebaya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Yang membedakan kebaya Sunda dengan kebaya lainnya terdapat di bagian bentuk kerah lehernya yang cenderung meruncing ke bawah atau membentuk v-neck. Pemakaian warnanya pun umumnya adalah warna-warna terang seperti putih, merah, kuning ataupun ungu muda.

Baca Juga: 8 Alat Musik Tradisional Sunda dengan Ciri Khas Masing-masing

Pada jaman dahulu, kebaya Sunda hanya dipakai oleh para orang-orang biasa hingga yang status sosialnya menengah. Yang membedakannya adalah dari bahan dan juga corak kebaya yang digunakan. Selain itu, biasanya pakaian ini dipadukan dengan penggunaan kain jarik sebagai bawahannya.

Pakaian adat Sunda ini umumnya juga dipadukan dengan banyak aksesoris, seperti tusuk konde, giwang, kalung, cincin, gelang dan lainnya.

Baju Pangsi

Pangsi adalah pakaian adat Jawa Barat yang biasanya dipakai oleh pria. Warnanya umumnya hitam, dari atasan sampai bawahannya.

Pakaian satu ini berupa kemeja yang bagian kerahnya tegak atau disebut salontreng. Biasanya, kemeja ini dipadukan dengan baju dalaman berupa kaus berwarna putih. Untuk bawahannya adalah celana panjang longgar, yang biasanya tidak melebihi mata kaki.

Baju Pansi ini dulunya digunakan oleh mereka yang punya profesi sebagai petani ataupun buruh. Namun sekarang, banyak juga kalangan atas yang memakainya, namun dengan pilihan kain yang lebih berkualitas.

Bedahan

Nama pakaian adat Jawa Barat berikutnya adalah Bedahan. Pakaian Bedahan ini umumnya dipakai para kaum kelas menengah, yang punya berprofesi pedagang ataupun saudagar.

Pakaian Bedahan untuk wanita umumnya adalah kebaya berwarna cerah sebagai atasan, dan bawahannya merupakan kain kebat batik bercorak khas Jawa Barat. Aksesoris yang biasanya dipakai yaitu selendang berwarna, ikat pinggang atau beubeur, selop atau kelom geulis, dan juga perhiasan seperti giwang, anting, kalung, cincin dan gelang yang terbuat dari emas atau perak.

Sedangkan pakaian Bedahan untuk pria yaitu atasan bernama jas takwa berwarna putih, dan bawahan berupa kain kebat batik. Aksesoris yang biasanya dipakai yaitu sandal tarumpah atau terompah kayu, ikat pinggang atau beubeur, ikat kepala, serta arloji rantai berwarna emas yang menggantung di saku baju.

Dari tampilan pakaian bedahan ini memang terlihat berbeda dengan pakaian yang dipakai oleh masyarakat biasa. Apalagi, biasanya bedahan ini disertai manik-manik, yang membuatnya mewah.

Menak

Pakaian berikutnya, umumnya digunakan oleh para bangsawan atau orang terpandang. Yang jadi ciri khas dari Menak ini adalah tampilannya yang mewah karena terdapat aksen benang emas, dan umumnya dibuat dengan bahan beludru.

Pakaian satu ini ternyata merupakan simbol keagungan. Karena itulah kenapa pakaian ini dibuat sangat mewah ketika digunakan.

Warna yang biasanya dipakai untuk Menak adalah hitam. Untuk atasannya umumnya berlengan panjang, dan bawahannya merupakan celana panjang. Bagi pria, atasan berupa jas, dan bawahan celana panjang dengan dipadukan lilitan kain jarit sampai lutut. Aksesoris pendukung untuk pria adalah penutup kepala, sabuk berwarna emas atau Benten, selop hitam.

Untuk wanita, atasan berupa kebaya bahan beludru hitam yang disulam dengan tambahan aksen manik-manik. Bawahannya menggunakan kain jarit. Tambahan aksesoris pendukung seperti peniti rantai, tusuk konde, cincin dan juga perhiasan emas lain.

Beskap

Mungkin pakaian satu ini sering kita lihat di acara-acara resmi atau formal, seperti upacara adat, pernikahan ataupun acara penting Nasional.

Umumnya pakaian untuk pria ini dibuat berwarna hitam polos dengan bagian kancing beskap dibuat lurus. Bagian kerahnya tebal dan tinggi tanpa adanya lipatan.

Baca Juga: 7 Wujud Keragaman Budaya Indonesia, Bukti Kekayaan Bangsa

Beskap biasanya dipadukan dengan bawahan berupa celana panjang berwarna serupa dengan tambahan kain lilit jarik di atas lutut. Lalu alas kaki yang tertutup sebagai tambahan.

Mojang Jajaka

Seperti namanya, pakaian ini umumnya digunakan oleh para anak muda, untuk menampilkan kebudayaan Jawa Barat. Tampilan pakaiannya pun tentunya lebih santai, dan fleksibel.

Untuk wanita, atasannya berupa kebaya polos, dengan bawahan berupa kain lilit kebat. Dipadukan dengan selendang serta ikat pinggang atau beubeur. Untuk alas kaki umumnya dipilih warna senada dengan pakaian.

Sedangkan untuk pria memakai beskap atau jas tertutup, dan bawahan berupa celana panjang bahan. Kedua pakaiannya umumnya berwarna serasi antara Mojang dan Jajaka. Dan untuk pria terdapat tambahan penutup kepala serta sepatu.

Ternyata nama pakaian adat Jawa Barat sendiri punya banyak sekali ragamnya. Bahkan di jaman dahulu, pakaian yang berbeda bisa menentukan status sosial seseorang. Hal ini membuat kita semakin yakin kalau kebudayaan Indonesia memang beragam dan menarik untuk dipelajari.

Emkay Blast Lite
jasa pembuatan website

Related posts

Daftar 5 Suku yang Dianggap Sebagai Suku Terkuat di Indonesia

Marsyaviani

Kenali Lebih Dalam Tentang Sejarah Candi Borobudur 

Arif Buz

Sejarah, Jenis dan Properti Tari Serimpi Asal Yogyakarta

Marsyaviani

Leave a Comment