Tips

Masih Sering Disamakan, Begini Beda Traveler dan Backpacker!

Beda Traveler dan Backpacker

Saat ini masih banyak orang yang sulit menemukan beda traveler dan backpacker. Ya, kebanyakan kalangan memang masih sering menyamakan kedua jenis kegiatan liburan sambil melancong ini.

Saat musim liburan atau akhir tahun tiba, pada umumnya banyak tempat tujuan wisata yang akan disambangi oleh para traveler dan backpacker ini. Nah, jika kamu masih pusing dan sulit membedakan antara traveler dan backpacker ini, yuk simak ulasan berikut ini terlebih dahulu.

1. Traveler Memiliki Arti Lebih Umum

Traveler pada umumnya diartikan sebagai seseorang yang sedang bepergian. Bepergian di sini pada dasarnya memiliki makna yang cukup luas yaitu pergi dari rumah menuju sekolah, atau sekedar pergi ke tempat hiburan dekat rumah.

Baca Juga: Panorama Bukit Tangkeban, Wisata Alam Menakjubkan di Pemalang

Istilah traveler ini juga bisa dikaitkan dengan bepergian dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Sebut saja traveling ke beberapa pusat wisata di wilayah Jakarta misalnya.

2. Backpacker Memiliki Arti dan Tujuan Spesifik

Beda Traveler dan Backpacker berdasarkan tujuan

Berbeda dengan traveler, backpacker memiliki tujuan yang lebih spesifik jika dibandingkan dengan traveler. Maka tidak heran jika beberapa orang menyebutkan bahwa traveler belum tentu backpacker. Sebaliknya, seorang backpacker sudah tentulah merupakan seorang traveler.

Beda traveler dan backpacker juga dapat dilihat dari barang bawaan mereka saat melakukan liburan atau trip. Seorang traveler dapa ditebak dari banyaknya barang yang mereka bawa sebut saja tas, koper dan beberapa printilan lainnya. Sedangkan backpacker hanya mengandalkan tas backpack tanpa koper. Backpacker juga cenderung memilih menginap di tempat-tempat biasa bahkan ada pula yang memilih tinggal di rumah-rumah warga setempat.

3. Budget Mahal Traveler dan Budget Ala Kadarnya Bagi Backpacker

Seorang backpacker memang lebih dikenal memiliki budget sederhana saat berwisata. Oleh sebab itu, para backpacker juga mengandalkan transportasi yang sederhana. Tak jarang banyak yang menumpang dengan truk atau mobil warga lokal. Begitu halnya untuk urusan makanan, para backpacker juga memilih makanan yang ala kadarnya sesuai dengan budget mereka.

Sedangkan para traveler memang perlu menyiapkan budget yang cukup tebal. Sebut saja jika traveler tersebut mengandalkan jasa agent perjalanan. Belum lagi urusan penginapan mereka yang kebanyakan memilih stay di hotel-hotel.  Bisa dibilang budget yang dimiliki oleh seorang traveler tentulah lebih banyak jika dibandingkan budget seorang backpacker.

Jika membahas urusan makanan, traveler memang terkadang memasukkan list restaurant atau tempat makan yang menjadi incaran mereka sejak jauh-jauh hari. Tentu hal ini sangat bertolak belakang dengan para backpacker yang sama sekali tidak memilih-milih jenis makanan yang harus mereka konsumsi selama melakukan trip.

4. Backpacker Memiliki Waktu Lebih Banyak Dibandingkan Traveler

Beda Traveler dan Backpacker Soal Waktu

Traveler pada umumnya banyak yang mengandalkan jasa agent perjalanan sehingga mereka memiliki waktu bepergian yang telah ditentukan. Maka tidak heran jika traveler hanya memiliki waktu yang sedikit untuk menjelajahi beberapa spot wisata yang mereka kunjungi. Traveler yang menggunakan jasa biro perjalanan juga tidak perlu repot-repot lagi memikirkan transportasi apa yang harus mereka gunakan karena pada umumnya agent perjalanan telah menyediakan bus ber-AC. Intinya, seorang traveler hanya perlu menyiapkan diri mereka masing-masing serta mengikuti jadwal yang telah ditentukan dari para agent.

Kemudian, bagi seorang backpacker, duduk manis di dalam transportasi sambil menunggu jadwal wisata selanjutnya tidak akan pernah mereka lakukan. Backpacker bertanggung jawab penuh pada diri mereka sendiri sehingga mereka pun memiliki banyak waktu untuk menikmati banyak spot-spot tempat wisata.

Baca Juga: Wisata Bukit Alesano, Cocok Buat Healing Sambil Chilling!

Backpacker juga dituntut untuk mengatur jadwal perjalanan mereka sendiri secara matang. Mereka tidak bergantung pada agent perjalanan. Maka tidak heran jika banyak backpacker yang betah berlama-lama pada sebuah daerah karena masih ingin menjelajahi spot yang ada di tempat tersebut. Secara keseluruhan backpacker memiliki waktu yang lebih fleksibel jika dibandingkan dengan para traveler. Karena tidak dibatasi waktu seperti agent perjalanan, banyak backpacker yang memang sengaja berlama-lama pada sebuah tempat, selain untuk lebih dekat dengan masyarakat setempat, para backpacker juga senang mencari sisi spiritual dari setiap perjalanan mereka.

Nah, demikianlah ulasan tentang beda traveler dan backpacker ini. Semoga informasi di dalam artikel ini dapat membantu kamu dalam membedakan kedua jenis kegiatan bepergian dari rumah ini.

Related posts

6 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan saat Berkunjung ke Maroko

Rumi

Wow, Ternyata Ini Rahasia untuk Mendapatkan Diskon Tiket Pesawat

Marsyaviani

Leave a Comment